Trans Coffee, Pilihan Tempat Ngopi di Banyu Urip

Saat ini kian banyak warung kopi atau kafe yang ditemui di kota Surabaya. Biasanya keberadaan warung kopi ini ada di dekat kawasan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan di kawasan tersebut banyak terdapat mahasiswa dari seluruh Indonesia. Seperti diketahui, segmentasi utama dari kafe dan warung kopi adalah remaja, yang biasa menghabiskan waktu dengan nongkrong sambil ngopi. Meski tentunya banyak terdapat warung kopi di daerah lain, namun biasanya jumlahnya tak sebanyak dibandingkan dengan daerah yang dekat dengan kampus atau perguruan tinggi.

Tentu biasanya terdapat pengecualian, salah satunya adalah di daerah Banyu Urip. Daerah ini tidak terlalu dekat dengan perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri atau pun swasta. Tidak ada juga tempat-tempat hiburan seperti mall dan taman yang ada di dekat sini, namun di Banyu Urip banyak ditemui kafe dan kedai warung kopi di sepanjang jalan. Ya, hampir di sepanjang jalan di daerah Banyu Urip ini terdapat kedai warung kopi yang menawarkan jajanan kopi dan fasilitas Wi-Fi untuk tempat nongkrong. Dan hampir tiap kedai kopi tersebut selalu ramai dikunjungi pembeli, terutama saat malam hari.

Suasana Trans Coffee di Banyu Urip
Suasana Ngopi di Trans Coffee Banyu Urip

Tak heran jika bisnis warung di daerah Banyu Urip ini begitu sengit, karena jumlah warung kopi yang banyak yang terkadang antara satu tempat dengan tempat lain lokasinya berjejeran. Salah satu kedai kopi yang bisa jadi pilihan tempat ngopi di daerah ini adalah warung kopi Trans Coffee. Trans Coffee terletak di jalan Banyu Urip Kidul, lokasinya tidak jauh dari fly over dan perempatan menuju daerah Banyu Urip. Tepatnya kedai kopi ini berada di Jalan Banyu Urip No. 35, kelurahan Banyu Urip, kecamatan Sawahan. Di sini, para pembeli bisa mampir sambil ngopi dan nongkrong dengan teman-teman.

Secara lokasi, memang Trans Coffee terbilang cukup strategis, namun persaingan bisnis ini cukup ketat sehingga dibutuhkan inovasi tertentu untuk menarik pembeli. Trans Coffee masih menawarkan sejumlah menu kopi dan minuman lain, serta aneka cemilan yang biasa ditemui di kedai kopi lain. Tak lupa mi goreng dan mi rebus juga ada. Fasilitas Wi-Fi pun tersedia yang digunakan untuk menarik pembeli karena kebutuhan akan internet yang sekarang sudah sangat penting.

Satu hal yang membedakan kedai ini dibanding dengan tempat lain adalah adanya fasilitas PlayStation 3 (PS3). Ya, hal ini juga ditampilkan di banner di depan kedai kopi dimana di warung kopi disediakan fasilitas game PS3. Hal ini sempat membuat Trans Coffee menjadi salah satu kedai kopi yang unik karena kita bisa bermain game sambil ngopi. Kebanyakan segmentasi konsumen untuk main game PS3 ini adalah anak-anak. Tentunya fasilitas ini juga memerlukan biaya ekstra bagi konsumen.
Baca : Ngopi Sambil Main Game PS4 di Warung Arena
Meski begitu, nyatanya fasilitas PS3 tersebut tidak bertahan lama. Karena satu dan lain hal, pemilik kedai memutuskan untuk tidak menyediakan PS3 sebagai salah satu fasilitas di Trans Coffee ini. Kemungkinan alasan diberhentikannya fasilitas PS3 ini salah satunya adalah karena PS3 hanya menarik minat bagi pengujung anak-anak saja, sedangkan para pengunjung lain yang berusia remaja biasanya lebih memilih memainkan game PC di komputer/laptop. Bermain game PS3 di rental dirasa biayanya terlalu mahal.

Alasan lain mungkin adalah karena fasilitas ini membuat seseorang bisa berlama-lama di Trans Coffee, padahal minuman yang dipesan sudah habis. Hal ini tentu cukup merugikan bagi pemilik kedai. Selain itu, PS3 juga membutuhkan daya listrik yang tidak sedikit alias cukup besar. Hal ini bisa membuat tagihan listrik kedai kopi ini menjadi besar pula, sehingga karena alasan-alasan tersebut, kini sudah tidak disediakan lagi fasilitas game PS3 di kedai kopi Trans Coffee ini.

Walau sudah tidak ada fasilitas tersebut, Trans Coffee tetap ramai dikunjungi oleh para pembeli. Lokasi yang cukup strategis menjadi faktor utama tetap larisnya warung kopi ini, meski banyak pesaing di sekitar tempat Trans Coffee berdiri. Tempat yang disediakan pun terlihat nyaman dan bersih. Pemilik kedai sengaja mengecat tembok dengan warna oranye agar terlihat lebih cerah dan mencolok. Belum lagi adanya tempat parkir yang cukup luas, yang tidak selalu ada di warung kopi lain saat ini.

So, kedai kopi Trans Coffee menjadi salah satu pilihan tempat ngopi di Banyu Urip. Tempatnya yang pas ditambah dengan fasilitas Wi-Fi yang cukup kencang membuat Trans Coffee cukup ramai dikunjungi oleh pembeli. Warung kopi ini pun tetap mampu bersaing meski banyak warung kopi sejenis yang ada di daerah Banyu Urip.

Review Warung Kopi Trans Coffee


  • Nama: Warung kopi Trans Coffee
  • Alamat : Jln. Banyu Urip No. 35, Banyu Urip, Sawahan, Surabaya
  • Jam buka : pagi-malam
  • Wi-Fi : Ada
  • TV : Ada
  • Tempat duduk : Kursi
  • Kamar mandi : Ada
  • Rating : 3/5

Mokhammad Zakky

Mokhammad Zakky

Alumni ITS, Seorang Profesional Blogger, Penulis Konten, dan Kontributor di Berbagai Situs.

1 comments so far

tadi barusan kesitu, bayar 5rb cuman bawa laptop buat ngerjain tugas sambil ngopi. nggak ngecas + nggak wifian tpi kena cas 5rb.


EmoticonEmoticon